memoarku.id
Tulis. Refleksi. Wariskan.

Selamat datang kembali

Masuk untuk lanjutkan perjalanan memoarmu.

Lupa password?
atau
Peribahasa
Seligi tajam bertimbal, tak ujung pangkal mengena
Artinya: Dikiaskan pada orang yang dua pihak mata pencahariannya, kalau tak dapat dari pihak yang satu, dari pihak yang lain tentu dia dapat. Atau seorang anak yang amat dikasihi oleh bapak dan pamannya; kasih kedua orang itu dipergunakan oleh si anak untuk memenuhi keinginannya; kalau tak dapat dari bapak, dari paman tentu akan dapat juga apa yang dimintanya. (seligi = senjata yang tajam ujung pangkalnya). Yang sama dengan itu: Seperti parang mata dua. Pantunnya: Seligi tajam bertimbal, tak ujung pangkal mengena, mengkudu uratnya lunak. Hitung-hitunglah peninggal, kalau nak tahu dalam kena, awak diadu bersaudara.
Kembali ke beranda