Masuk untuk lanjutkan perjalanan memoarmu.
Peribahasa
Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai
Artinya:
Tiada berdaya upaya untuk mencapai yang dicita-cita atau yang diharapkan, karena kekurangan tenaga atau uang. Misalnya, si Amin ingin membuat sebuah gedung yang indah untuk adiknya yang perempuan, tetapi uangnya tak cukup untuk melaksanakan pekerjaan itu. Pantunnya: Terkelip api atas gunung, orang membakar sarap balai. Maksud hati memeluk gunung, apa daya tangan tak sampai. Yang sejalan dengan itu: Buah masak tergantung tinggi, akan dijolok penggalan singkat, akan ditingkat batangnya licin. = Niat hati hendak mencapai yang tinggi atau yang sulit, tetapi tiada berdaya upaya (sarap balai = sampah dalam pasar; penggalan = galah dari bambu). Lihat juga No.161.